Refleksi Saya dalam Webinar “Belajar Interaktif dan Kreatif dengan Assemblr EDU”
Sabtu, 23 Agustus 2025 menjadi salah satu momen yang sangat bermakna bagi saya. Dalam webinar bertajuk “Belajar Interaktif dan Kreatif dengan Assemblr EDU”, saya berkesempatan berbagi pengalaman sebagai Assemblr Certified Educator (ACE) Level 1 – Inventor bersama dua narasumber luar biasa: Ibu Nur Ernawati, S.Pd., Gr. (Duta Teknologi DIY) dan Bapak Epi Suhaepi, M.Pd. (Duta Teknologi Banten).
Bagi saya, webinar ini bukan sekadar agenda berbagi materi, tetapi juga ruang refleksi tentang bagaimana teknologi benar-benar dapat mengubah cara kita mengajar dan cara siswa belajar.
Mengapa Saya Percaya pada Pembelajaran Berbasis AR?
Dalam perjalanan saya sebagai pendidik, saya menyadari bahwa tantangan terbesar di kelas bukanlah menyampaikan materi, melainkan membuat siswa terlibat secara aktif dan antusias. Banyak konsep pelajaran yang bersifat abstrak dan sulit divisualisasikan hanya melalui teks atau gambar dua dimensi.
Di sinilah saya menemukan kekuatan Augmented Reality (AR) melalui Assemblr EDU.
Dengan AR, siswa tidak hanya melihat, tetapi juga mengeksplorasi objek 3D secara langsung. Mereka dapat memutar, memperbesar, dan mengamati detail dari berbagai sudut pandang. Proses belajar menjadi lebih imersif dan bermakna.
Pengalaman Berbagi dalam Webinar
Dalam sesi yang saya bawakan, saya mencoba tidak hanya menjelaskan fitur Assemblr EDU, tetapi juga membagikan praktik nyata penerapannya di kelas. Saya menunjukkan bagaimana media pembelajaran berbasis AR dapat:
Membantu menjelaskan konsep abstrak menjadi konkret
Meningkatkan partisipasi dan rasa ingin tahu siswa
Mendukung pembelajaran berbasis proyek
Memberikan ruang kreativitas bagi guru dan siswa
Melihat antusiasme peserta selama webinar menjadi energi tersendiri bagi saya. Pertanyaan-pertanyaan yang muncul menunjukkan bahwa para guru sebenarnya memiliki semangat tinggi untuk berinovasi, hanya saja terkadang membutuhkan pendampingan dan contoh nyata.
Refleksi Pribadi: Guru Harus Terus Belajar
Satu hal yang semakin saya yakini adalah bahwa menjadi guru di era digital berarti menjadi pembelajar sepanjang hayat. Teknologi akan terus berkembang, dan kita tidak bisa menunggu sampai semuanya sempurna untuk mulai mencoba.
Mengintegrasikan teknologi seperti Assemblr EDU bukan tentang mengikuti tren, tetapi tentang menjawab kebutuhan siswa yang hidup di era digital. Mereka terbiasa dengan visual, interaktivitas, dan pengalaman yang dinamis. Maka pembelajaran pun perlu menyesuaikan.
Kolaborasi adalah Kunci
Webinar ini juga mengingatkan saya bahwa transformasi pendidikan tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antarpendidik, komunitas, dan platform teknologi. Diskusi yang terjadi selama webinar membuktikan bahwa ketika guru saling berbagi praktik baik, inovasi dapat berkembang lebih cepat.
Penutup
Saya bersyukur dapat menjadi bagian dari webinar ini. Semoga apa yang saya bagikan dapat menginspirasi lebih banyak guru untuk berani mencoba, berinovasi, dan menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif dan kreatif.
Karena pada akhirnya, teknologi hanyalah alat. Yang paling utama tetaplah niat dan komitmen kita sebagai pendidik untuk menghadirkan pengalaman belajar terbaik bagi siswa.
Mari terus belajar, berbagi, dan berinovasi.
—
M. Fatkhul Damanhury, S.Pd.
Assemblr Certified Educator (ACE) Level 2
Live Streaming Youtube: https://www.youtube.com/live/VWcXiGVLf54?si=BjwoI2sy2zYi60mu
Link Microsite: https://s.id/webinarassemblrjogja


Posting Komentar untuk "Refleksi Saya dalam Webinar “Belajar Interaktif dan Kreatif dengan Assemblr EDU”"